Monday, March 24, 2008

Berjuta–juta

Seorang pemuda bermaksud melamar gadis yang sudah lama dipacarinya. Sayang duit untuk mahar hanya Rp 800 ribu perak.

Tapi dia nekat datang melamar, dan diterima bapak si gadis.

Bapak: “Berapa duit kamu?”

Pemuda: “800 ribu rupiah pak.”

Bapak: “Duitmu sedikit! Ndak usah datang-datang lagi, kecuali kalau kamu sudah punya duit berjuta-juta!”

Maka pulanglah si pemuda dengan kecewa. Tapi seminggu kemudian, dia datang lagi.

Bapak: “Sudah punya duit berjuta-juta?”

Pemuda: “Sudah, Pak.”

Bapak: “Berapa?”

Pemuda: “Setengah juta tiga ratus ribu rupiah…”

Kontan saja lamaran pemuda itu diterima.

No comments: