Sunday, June 28, 2009

Vonis Kematian

Dino adalah pengusaha yg kaya raya dan masih hidup membujang. Sudah 2 orang dokter terkenal mem-vonis usianya tidak akan lebih 6 bulan lagi, akibat penyakit aneh yg dideritannya. Namun ia mencoba ke dokter terkenal lainnya.

Dokter : Hasil analisa saya sama dng dokter lainnya pak. gejala "sulit bernafas, perut mual, mata berkunang2, keadaan lemas, tidak dapat berpikir" adalah suatu penyakit baru dalam dunia kedokteran yg tidak ada obatnya. Melihat daya tahan bapak usia bapak sanggup bertahan maximum 6 bulan pak.

Akibat vonis yg ke 3 Dino mengambil keputusan utk bersenang2 menantikan ajal-nya. Seluruh Rumah, tanah, mobil, aset perusahaan dijualnya. Ditaruh di rekeningnya dan berwisata ke Hongkong, Paris, Beijing, Hawai, hingga berjudi di Las Vegas.
Menjelang seminggu vonis dokter, ia menyumbang sebagian besar sisa foya2 kepada panti asuhan, jompo, dll. Lalu ia memesan Biro Kematian termahal utk mengurus kematiannya. Ia ingin mati dng sempurna.
Tidak lupa ia memesan baju terbaik untuk kematiannya pada Penjahit terkenal di kotanya, pada saat ia mengunjungi sang Penjahit dan melakukan pengukuran bajunya :
Penjahit : Lingkar dada : 97 Lingkar Leher : 39
Dino : Lingkar Leher nya tolong dikoreksi
Penjahit : Lingkar Leher 39
Dino : Pak Penjahit saya sudah hafal ukuran saya, Lingkar Leher 37. Sudah beratus pakaian saya diukur dan saya hafal ukuran saya.
Penjahit : Bapak yang terhormat, kalau bapak bertahan di ukuran 37. Bapak akan merasakan " Sulit bernafas, perut mual, mata berkunang2, keadaan lemas hingga sulit berpikir "
budimakmurmotor is offline

No comments: